Karya Tulis Ilmiah
PENGARUH PERBEDAAN EKSTRAK ETANOL USIA DAUN DAN BUAH MENGKUDU(Morinda citrifolia L.) Terhadap AKTIVITAS ANTIJAMUR Candida albicans
ABSTRAK
Tanaman mengkudu yang digunakan sebagai obat baik akar, daun, batang, bungadan buah. Daun dan buah mengkudu mengandung beberapa senyawa aktif yaitualkaloid, tanin, triterpan, saponin, dan flavonoid. Tujuan penelitian iniadalah untuk mengetahui perbedaan usia daun dan buah mengkudu dapat berpengaruh terhadap aktivitas antijamur Candida albicans. Penelitian inibersifat eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL)yang dibagi dengan 5 perlakuan yaitu Aquadest, buah mengkudu tua, buah
mengkudu muda, daun mengkudu tua, dan daun daun mengkudu muda,dilakukan sebanyak 5 pengulangan. Uji mikrobiologi menggunakan metodedifusi cakram. Hasil dari uji anova menunjukkan bahwa perbedaan usiabuah dan daun mengkudu sangat berpengaruh dalam menghambatpertumbuhan jamur Candida albicans (P=0,000). Rata-rata diamater zona hambat yang terbesar adalah ekstrak etanol buah mengkudu tua yaitusebesar 26,10 mm, ekstrak etanol buah mengkudu muda sebesar 14,40 mm,dan ekstrak etanol daun mengkudu muda sebesar 8,80 mm dan ada perbedaanyang nyata, tetapi tidak ada perbedaan yang nyata antara esktrak etanol daunmengkudu tua 0,00 mm dan aquadest 0,00 mm. Dapat disimpulkan bahwaekstrak etanol buah mengkudu tua memilki daya hambat yang lebih besardibandingkan dengan ekstrak etanol buah mengkudu muda, dansebaliknya pada ekstrak etanol daun mengkudu muda memiliki daya hambatyang lebih besar dibandingkan dengan ekstrak etanol daun mengkudu tua.
kata kunci : Antijamur, Ekstrak mengkudu, Candida albicans.
Tidak tersedia versi lain