Karya Tulis Ilmiah
EFEKTIVITAS BEBERAPA PRODUK SABUN PEMBERSIHWAJAH ANTIACNE YANG BEREDAR DI KOTA BANDA ACEH TERHADAP BAKTERI Staphylococcus epidermidis
ABSTRAK
Sabun merupakan kosmetik pembersih yang paling tua karena sudah digunakan
sejak berabad-abad silam. Sabun berfungsi membersihkan kotoran dan
menghilangkan mikroorganisme secara mekanis. Sabun pembersih wajah antiacne
sangat mudah ditemukan dipasaran, seperti ke-5 sabun yang digunakan pada
penelitian ini. Penelitian ini bertujuan mengetahui daya hambat sabun pembersih wajah antiacne yang beredar di Kota Banda Aceh. Penelitian ini bersifat eksperimental menggunakan metode cakram dan rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang dibagi dalam 6 perlakuan, yaitu aquadest, sabun wajah A, sabun wajah B, sabun wajah C, sabun wajah D dan sabun wajah E, dengan masing-masing pengulangan sebanyak 4 kali. Hasil penelitian yang didapatkan zona hambat rata-rata untuk masing-masing sabun berturut-turut adalah 12 mm, 21 mm, 21,75 mm, 23,5 mm dan 20,5 mm. Uji ANOVA menunjukkan bahwa sabun wajah antiacne sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan Staphylococcus epidermidis (P=0.000). Berdasarkan hasil uji lanjut Duncan menunjukkan bahwa sabun wajah B berbeda nyata dengan sabun wajah A dan tidak berbeda dengan sabun wajah C, D dan E. dan sabun wajah D berbeda nyata dengan sabun A dan E, dan tidak berbeda nyata dengan sabun wajah B dan C.
Kata Kunci : Sabun wajah antiacne, Staphylococcus epidermidis, daya hambat
Tidak tersedia versi lain