Karya Tulis Ilmiah
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN DAN BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia L.) BERDASARKAN PERBEDAAN USIA
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN DAN BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia L.) BERDASARKAN PERBEDAAN USIA
WILDATUL JANNAH
ABSTRAK
Mengkudu merupakan tanaman yang berkhasiat karena mempunyai beberapa kandungan senyawa yang penting bagi kesehatan tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan usia daun dan buah mengkudu dapat berpengaruh terhadap aktivitas bakteri Sreptococcus mutans dan Aggregatibacter actinomycetamcomitans. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang dibagi dengan 5 perlakuan yaitu Aquadest, buah mengkudu tua, buah mengkudu muda, daun mengkudu tua,
dan daun daun mengkudu muda, dilakukan sebanyak 5 pengulangan. Uji mikrobiologi menggunakan metode difusi cakram. Hasil dari uji anova menunjukkan bahwa perbedaan usia buah dan daun mengkudu sangat berpengaruh dalam menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutan dan Aggregatibacter actinomycetamcomitans (P=0,000). Hasil uji lanjut Duncan terhadap Streptococcus mutans menunjukkan buah mengkudu tua (10,60 mm) dan daun mengkudu muda (10,90 mm) tidak ada perbedaan yang nyata tetapi berbeda nyata dengan esktrak buah mengkudu muda (0,00) dan daun mengkudu tua (0,00). Sementara uji lanjut rata-rata diameter zona hambat terhadap Aggregatibacter actinomycetamcomitans menunjukkan buah mengkudu tua (18,70 mm) dan buah mengkudu muda (16,70 mm) tidak ada perbedaan yang nyata tetapi berbeda nyata dengan esktrak daun mengkudu tua (9,60 mm), daun mengkudu muda (12,80 mm). Dapat disimpulkan bahwa buah mengkudu tua memiliki daya hambat yang lebih besar dibandingkan dengan buah mengkudu muda, dan sebaliknya pada daun mengkudu muda memiliki daya hambat yang lebih besar dibandingkan dengan daun mengkudu tua.
kata kunci : Ekstrak mengkudu, Sreptococcus mutans, Aggregatibacter actinomycetamcomitans
Tidak tersedia versi lain